Rintihan seorang hamba

Jauh hati terpuruk

Bagai badai menyerang gubuk

Tersadar aku semakin buruk

Benar aku semakin remuk

 

Lemah rasanya raga

Tersungkur dihadapMu karena kalah

Malu penuhi jiwa

Bersimpuh dipangkuanmu karena salah

 

Tuhan

Tertawalah melihat hambamu ini

Memang pantas ku ditertawai

Inilah aku yang memang tak tahu diri

 

Tuhan

Hina sekali diri ini

Hanya bisa merintih

Memohon tak tahu diri

 

Kamar, Saat sedang lelah

Be Sociable, Share!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *