REVIEW BUKU : KOALA KUMAL

Raditya Dika Sebagai Penulis

Gagas Media Sebagai Penerbit

Trans Media Sebagai Distributor

Buku ini merupakan buku terbaru dari Raditya Dika (pengen tau profilnya cek di sini ya) yang kemudian di filmkan dengan judul yang sama yakni Koala Kumal yang disutradarai oleh Dia sendiri dan pemeran utama diperankan sediri oleh Dia sendiri. entah orang ini kemaruk atau apa, atau mungkin ngirit budget hahahaa…. (pinjem katanya Yudha Keling). Buku ini cukup menarik menurut saya, sebuah buku bergenre novel yang menceritakan beberapa kisah yang sebenernya acak menuruk saya. karena setiap babk pasti ceritanya tidak berhubungan dengan cerita sbelumnya maupun selanjutnya. Intinya semua bab yang ada merupakan cerita sendiri. Jika dibandingkan dengan filmnya tentu sangat berbeda jauh sekali. Karena jelas, film tersebut hanya salah satu bab saja yang difilmkan.

Buku ini saya beli dengan harga sekitar Rp. 85.000,- di salah satu toko buku yang ada di kota saya, emmm…… sebenernya bukan kota saya sih…, tapi lebih tepatnya kota tetangga hehehe….. Di Kota Malang saya beli buku ini, sedangkan saya tinggal di Kota Wisata Batu. Novel ini, (saya ganti aja ya kata buku dengan novel kan sama aja hehehe….) menurut saya cukup kocak sesuai dengan slogan si Raditya Dika yaitu bercanda dengan hati. selain kocak alias komedinya dapet, buku ini menyimpan sebuah makna yang cukup dalem dan sesuai dengan kondisi anak muda jaman sekarang hahaha…… kondisi anak muda yang sering galau dan patah hati (bedanya apa ya galau dan patah hati???? ya.. sudahlah tak apa).

Novel ini menceritaka bagaimana dalam menjalin sebuah hubungan pasti akan terjadi sebuah kondisi yang menyenangkan dan menyakitkan. Kondisi menyenangkan tentunya akan membawa kepada sebuah hubungan yang membahagiakan misalnya yang menuju ke jenjang pernikahan jika berasal dari hubungan pacar. Sementara jika kondisi menyakitkan, ya… tentu ditinggalkan sehingga hubungan terputus. Nah….. Kondisi menyakitkan inilah yang diceritakan sama Si Radit (hahahaha…..). Tapi buku ini menunjukkan sebuah filosofi yang cukup dalam (wah…. keren….!!!). Filosofi ini yang sebenarnya sulit ditampilkan dalam sebuah novel untuk menjadi sebuah tulisan yang menarik. Bagaimana sebuah hubungan yang terputus tidaklah diharuskan terputus segalanya. Radit dalam novel ini menunjukkan putusnya hubungan tidaklah perlu sampai memutuskan pertemanan, persahabatan dan komunikasi.

Novel ini sebenarnya menampilkan sebuah cerita tentang hubungan seorang Pria dan Wanita (pacaran bahasa kerennya) yang terputus. Namun setelah lama hubungan tersebut terputus Si Wanita meminta untuk kembali berubungan (CLBK gitu, kalo masih gak ngerti cari di mbah Google aja ya). Namun Si Pria merasa ada yang aneh jika hubungan tersebut dijalani kembali. Kondisi tersebut diibaratkan seperti Koala Kumal, yaitu koala yang sudah nyaman dengan tempat tinggalnya dan kemudian pergi keluar dan ketika kembali ternyata konsisi rumahnya berbeda sehingga menjadi Koala yang Kumal. Sama seperti hubungan tersebut radit menceritakan hubungan yang telah lama dan nyaman dijalani tiba-tiba harus putus. Putusnya hubungan ersbut karena Si Wanita menyukai Pria lain. Ketika Pria lain tersebut mengkhianatinya (menurut Si Wanitanya) maka Si Wanita meminta untuk kembali ke Pria yang ditinggalkannya.

Selain cerita tersebut juga ada cerita-cerita lainnya pada bab-bab lain di Novel ini. Namun intinya hampir sama. Raditya Dika juga pernah menyampaikan jika Novel ini menceritakan kondisinya yang sesungguhnya (meski Novel-Novel karyanya yang lain juga gitu katanya hehehehe…) tapi ada beberapa tambahan yang diberikan untuk menghasilkan Novel yang kocak. ya…. mungkin ini saja Rivew saya tentang Buku Koala Kumal karya Raditya Dika. Semoga rivew ini bisa menarik untuk membeli novelnya, karena rekomen sekali dah… cukup unik.

Sekian dan Salam Sejahtera Untuk Kita Semua

Mari Membaca sebelum Membaca itu dilarang

Be Sociable, Share!

2 comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *