Raisa Feat. Isyana Sarasvati – Anganku Anganmu

Penyanyi :

Raisa Feat. Isyana

Label :

Sony Music

Tiada berbeda apa yang ku rasakan
Tajam menusuk tak beralasan
Kita sudah dingin hati

Dulu kita pernah saling memahami
Sekian merasa telah menyakiti
Kita telah lupa rasa

Setiap katamu cerminan hatimu
Jadikan berarti
Jangan sia-siakan waktumu tuk membenci

Satu jadikan tujuan kita
Hilangkan segala perdebatan yang sia-sia
Berlari ke arah yang sama bukan masalah
Semua punya ruang lukis yang kau mau
Karena ceritamu milikmu

Kutahu celamu tak sengaja berjiwa
Amarah dan benci beri kesempatan
Kita telah lupa rasa

Jangan sia-siakan waktumu tuk membenci

Satu jadikan tujuan kita
Hilangkan segala perdebatan yang sia-sia
Berlari ke arah yang sama bukan masalah
Semua punya ruang lukis yang kau mau
Karena ceritamu milikmu

Semua asa yang kau punya
Tak kan membatasimu
Anganku anganmu

Pasti kita kan mampu
Kita mampu

Satu jadikan tujuan kita
Hilangkan segala perdebatan yang sia-sia
Berlari ke arah yang sama bukan masalah
Semua punya ruang lukis yang kau mau
Karena ceritamu milikmu

Semua punya ruang lukis yang kau mau
Cerita memilihmu
Semua punya ruang
Anganku anganmu

Makna lirik lagu

Tiada berbeda apa yang ku rasakan
Tajam menusuk tak beralasan
Kita sudah dingin hati

Pada bait pertama ini tentang peribahasa tentang perbedaan yang terkadang menjdi sangat menyakitkan

Dulu kita pernah saling memahami
Sekian merasa telah menyakiti
Kita telah lupa rasa

Pada bait ke dua ini merupakan bentuk dari pebedaan yang merubah dari awalnya yang memahai menjadi saling menyakiti.

Setiap katamu cerminan hatimu
Jadikan berarti
Jangan sia-siakan waktumu tuk membenci

Pada bait ke tiga ini merupakan bait kiasan yang mencoba untuk menjelaskan bahwa apa yang kita katakan merupakan cermin dari apa yang kita brasangkakan. Kemudian juga ada nsehat agar tidak menyia-nyiakan waktu untuk salang membenci.

Satu jadikan tujuan kita
Hilangkan segala perdebatan yang sia-sia
Berlari ke arah yang sama bukan masalah
Semua punya ruang lukis yang kau mau
Karena ceritamu milikmu

Pada bait ke empat ini menjelaskan bahwa perbedaan bukanlah masalah. Kita sebaiknya fokus untuk mengejar mimpi kita sendiri.

Kutahu celamu tak sengaja berjiwa
Amarah dan benci beri kesempatan
Kita telah lupa rasa

Pada bait ke lima ini merupakan bentuk dari akibat salang benci karena perbedaan. Sehingga membuat manusia menjadi kehilangan kendali dan dikuasai oleh amarah dan benci.

Pada bait-bait selanjutnya merupakan bait pengulangan. Jadi tidak perlu saya ulangi juga. Terimakasih #mencobabaik

Be Sociable, Share!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *