MEREKA LAGI

Sedikit membicarakan masalah politik. Keresahan saya akan dunia politik serta kebosanan yang mendera. Bukan karena keramaiannya, tapi karena kemonotonannya. Bagaimana tidak, calon presidennya mereka lagi. Sampai saat ini sanga benar-benar belum bisa menentukan seuah pilihan. Bukan karena mereka berdua tidak baik untuk negeri ini. Bukan berati pula saya tidak suka dengan mereka berdua. Hanya saja, tooh-tokoh hebal lainnya seolah musnah ditelan bumi oleh power mereka berdua.

Sebenarnya saya berharap calon presiden ada banyak sehingga saya sebagai pemilih akan berusaha memilih diatanara yang terbaik. Sehingga saya sebagai pemilih bisa memiliki banyak jalan untuk menentukan seiapa yang cocok menjadi presiden negeri ini. Jika hanya mereka berdua, sebagai pemilih menjadi bosan.

Apakah karena memang begitu sulit menjadi calon presiden. Hingga membuat banyak tokoh yang tidak kalah bagus dari mereka berdua yang harus gugur sebelum berlomba. Bagi saya demokrasi harusnya memiliki banyak pilihan untuk menentukan Presiden. Harusnya demokrasi memiliki banyak jalan untuk sapai ke tujuan yang sama. Di tamah lagi dengan berbagai cara mereka berdua yang juga terlihat membosankan. Yang satu berusaha untuk melanjutkan, yang satunya masih penasaran. Mereka berusaha mencari pasukan dari berbagai lini.

Yang sangat menjenuhkan, demokrasi ini seolah terlihat hanya antara nasionalis dan agamis. Apa-apaan ini. Ada juga yang ribut masalah mahar, ribut masalah nasionalis dan agamis bersatu, ada yang bilang kelompok agamis terpecah dan sebagainya. Saya berharap harusnya pemilih diberi pilihan yang lebih bervariatif. Bukan yang memiliki kekuatan semata.

Kamar, saat merasa kecewa calon Presiden sedikit

Be Sociable, Share!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *