Memusiumkan Rindu

Hari ini benar menyedihkan

Terseok – seok melaluinya

Tak ada sedikitpun kekuatan

Terkaparlah pada akhirnya

 

Malam ini aku ingin lelap

Esok yang dirindu banyak orang

Tetaplah bagiku senyap

Tak lagi merindu dengan tenang

 

Masuk peraduan menuju mimpi

Terus tanpa henti

Biar sudah luput esok hari

Rindu tersimpan rapi untuk esok pagi

 

Lariku seperti ujian tanpa henti

Aku masih sama, hanya si rendahan

Itulah mengapa rinduku tak sempurna lagi

Terbayang kenangan sama, masih tetap ingusan

 

Nampaknya uang masih jadi Tuhan

Selama ada, semua aman

Takhta bukan sebuah rintangan

Bahkan kebenaran mampu dilenyapkan

 

Kamar, Saat tubuh meras lelah dan Hati terasa letih

Be Sociable, Share!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *