Kemana selama ini

Hanya duduk terpaku

Pandangan melambung ke segala penjuru

Tidak ada lagi pasti, semua ambigu

Kau tunjuk harus berlaku

 

Kemana kau selama ini

Tanganmu tak ubahnya seperti besi

Keras cukup kau angkat semua menuruti

Sayang aku masih tetap manusia, bisa mati

 

Lihatlah kebanggan keputusan

Lihatlah kebanggaan keakuan

Semua tak merubah keadaan

Itulah sebuah kesombongan

 

Tak apalah kau sombong

Biarkan aku menjadi gerbong

Hanya bisa ikut tak bisa potong

Kan ku dengan, silakan perbanyak omong

 

Kamar, saat sedang menonton panggung sandiwara politikus

Be Sociable, Share!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *