DIA KEMBALI

Percaya maupun tidak

Hati tenang kembali tersentak

Bagai batu terserang ombak

Dia kembali dengan menggertak

 

Takut…

Entah apa yang buat takut

Diam tanpa sepatah kata

Sakit terasa dalam dada

 

Muncul kembali pertanyaanmu

Membuat semua terasa tak mampu

Andai memang harus seperti itu

Tak mampu ku rubah hatiku

 

Wahai saudaraku disana

Masihkah engkau lihat diriku

Melihat dengan sudut pandang yang ada

Tak mencoba melihat dari atas awan sana

 

Jeritan tak selesaikan masalah

Hanya menambah hal yang salah

Terserah kau bilang aku kalah

Tapi ini ku anggap anugrah

Be Sociable, Share!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *